desa penglipuran bali

Desa Penglipuran Bali merupakan desa tradisional yang unik di Kabupaten Bangli, Bali.

Untuk kali ini kami akan mengulas tentang sebuah desa yang unik di Kabupaten Bangli yaitu Desa Penglipuran Bali. Apakah anda sudah ada yang pernah berkunjung? Jika jawaban anda pernah, tentunya anda sudah mengetahui panjang lebar tentang desa ini yang biasanya dijelaskan oleh pemandu pariwisata.

Untuk wisatawan domestik, nama desa Penglipuran mungkin terdengar asing. Tetapi untuk wisatawan mancanegara terutama eropa sudah sejak lama berkunjung ke desa ini. Minat wisatawan domestik untuk mengunjungi desa Penglipuran semakin tinggi berkat dijadikan tempat shooting FTV.

desa penglipuran bali

Walaupun kunjungan wisatawan domestik ke desa ini belum se-ramai kunjungan tempat wisata Bali lainnya seperti Tanah Lot, Uluwatu dan Bedugul. Tetapi setiap tahunnya ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik ke desa Penglipuran.

Asal-usul nama Penglipuran?….

Menurut keterangan dari masyarakat sekitar, kata Penglipuran berasal dari kata Pengeling dan Pura. Pengeling artinya pengingat atau mengenang dan Pura yaitu tempat suci, jadi kata Penglipuran bermakna tempat suci sebagai pengingat atau mengenang leluhur.

Yang menjadikan desa ini unik ada 2 yakni bentuk bangunan dan peraturan adat yang melarang penduduk desa berpligami. Dari segi bentuk bangunan terlihat jelas keunikan di desa ini, karena seluruh bangunan rumah di desa ini dibangun dengan gaya arsitektur Bali yang dibuat dari tanah dan bambu. Pintu masuk rumah dengan bentuk dan desain yang sama. Sedangkan keunikan kedua yaitu peraturan adat (Awig-awig) yang melarang penduduk desa berpoligami. Jika berani melanggar aturan ini, tentunya akan dikenakan sanksi kesepekang atau diasingkan. Tempat pengasingan ini dibuatkan khusus oleh warga desa yang disebut Karang Memadu.

Karang Memadu adalah sebuah tempat kosong yang ditujukan bagi warga desa yang kena sanksi karena berpoligami. Jika ada yang berani melanggar aturan berpoligami, maka yang kena sanksi akan dibuatkan rumah di Karang Memadu dengan tembok yang tinggi. Tujuan dari tembok yang tinggi supaya yang kena sanksi tidak memiliki akses ke masyarakat sekitar. Sampai saat ini belum ada warga desa yang melanggar aturan yang sudah diwariskan turun-temurun ini.

Harga tiket masuk Desa Penglipuran Bali?

Domestik

Dewasa : Rp. 15,000/orang

Anak : Rp 10,000/orang

WNA / Asing

Dewasa : Rp. 30,000/orang

Anak : Rp 25,000/orang

Bagaimana menuju Desa Penglipuran Bali?

Desa ini terletak di kelurahan Kubu, kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Lokasi berada sebelum obyek wisata Kintamani. Untuk menuju lokasi dibutuhkan sekitar 2 sampai 2,5 jam perjalanan menggunakan mobil dari arah Kuta. Bagi yang belum pernah ke desa ini, cara terbaik menuju Desa Penglipuran adalah dengan menyewa mobil dengan sopir yang sudah berpengalaman.

Dengan menyewa mobil + sopir, anda bisa meminta saran kepada sopir, obyek wisata satu rute yang bisa dikunjungi. Atau kontak kami jika tidak ingin ribet, kami akan membuatkan paket tour harian yang termasuk mengunjungi desa Penglipuran.

Dibawah ini kami akan cantumkan peta dari Desa Penglipuran Bali!

Loading
Center map
Traffic
Bicycling
Transit